E-Money Teknologi dalam Bidang Finansial Mempermudah Transaksi

E-Money Teknologi dalam Bidang Finansial Mempermudah TransaksiTeknologi juga berkembang di dunia finansial, terbukti dengan meningkatnya penggunaan uang elektronik atau biasa dikenal dengan e-money. Kemudahan tanpa harus memegang uang cash atau tunai dalam melakukan pembayaran. E-money dapat digunakan dengan card atau melalui ponsel pintar.

Pembayaran elektronik yang menyimpan uang di dalam eletronik tertentu yang bisa digunakan dalam berbagai transaksi. Pengurangan saldo akan terjadi apabila dilakukan penarikan, begitu pula penambahan saldo setelah melakukan top-up saldo elektronik. Saldo pada dompet eloktronik ini digunakan sebagai pengganti uang tunai.

Transaksi online dapat memudahkan penggunanya dalam bertransaksi online seperti pengiriman uang, pembayaran tagihan, dan berbelanja online. Banyaknya toko, tempat makan, tempat nyantai anak muda yang sudah menggunakan e-money, tanpa harus menarik uang terlebih dahulu untuk melakukan pembayaran secara tunai.

Uang eletronik adalah teknologi yang melakukan pembayaran secara inovatif, sehingga menciptakan kelancaran pembayaran. E-money menurut Otoritas Jasa Keuangan memiliki jenis. Uang elektronik jenis pertama yaitu uang yang disimpan di dalam card atau chip. Biasanya penggunaan uang elektronik jenis ini dilakukan secara offline tanpa menggunakan internet. Contonhya yang sering digunakan adalah kartu ATM pada hampir rata-rata bank. Jenis kedua yaitu uang elektronik yang disimpan sebuah data atau server. Transaksi e-money ini dilakukan secara online yang menggunakan aplikasi pada smarthphone pengguna.

Penggunaan e-money dan pemberlakuannya sudah diatur oleh Bank Indonesia (BI) nomor 20/6/PBI/2018. Dan pihak penyelenggara diatur dalam peraturan BI Nomor 11 Tahun 2009. Sekarang di Indonesia sudah memiliki puluhan e-money yang sudah terdaftar di Bank Indonesia. Beberapa contoh e-money yang diterbitkan oleh bank seperti Bank Mandiri, Bank BCA, Bank BNI. Jenis e-money yang dikelola oleh operator seluler seperti Telkomsel, Indosat dan XL. Sedangkan yang diterbitkan oleh pihak lain seperti OVO Cash, ShopeePay, Go-Pay, dan Dana.

Bertransaksi menggunakan e-money akan lebih praktis daripada uang tunai, sehingga banyak yang tertarik karena penggunaanya lebih simpel. E-money paling sering digunakan dalam pembayaran belanja online dan membeli makanan atau minuman.

Pengguna e-money ditawarkan berbagai promosi dan potongan saat belanja. Proses yang memakan waktu singkat dengan membayar belanjaan dengan uang pas tanpa harus menghitung untuk mengembalikan kelebihan uang. E-money sering digunakan untuk pembayaran tol, pembayaran BBm di SPBU, belanja di market, parker, menggunakan bus umum, membayar makanan dibeberapa restoran.

Kemajuan teknologi dalam bidang keungan memiliki kelebihan dan kekurangan. Ulasan di bawah ini akan memberitahu mengenai keurangan dan kelebihan dalam menggunakan e-money.

Kelebihan e-money adalah:

• Pengunaannya ringkas
Dengan menggunakan e-money tidak perlu membawa uang cash yang banyak. Membawa beberapa secukupnya saja, dengan membawa uang yang banyak akan meningkatkan uang hilang dan tidak terkontrol penggunaannya. E-money memiliki keamanan yang cukup ketat karena untuk bertransaksi perlu menggunakan pin.

• Memudahkan transaksi
Pembayaran akan lebih mudah, seperti membayar tol hanya dengan menempelkan kartu pada mesin. Menggunakan kendaraan umum tanpa harus mengantri menunggu seperti membayar menggunakan uang tunai. Penggunaan mesin memepercepat transaksi dan lebih cepat membaca sistem.

• Mencegah penyebaran uang palsu
Tersedianya uang yang sudah ada di suatu server digital atau pengelola keungan akan memperkecil peredaran uang palsu. Dahulu saat melakukan transaksi pengecekkan uang memakan waktu lama karena harus diraba atau diterawang. Penggunaan e-money akan memperkecil kesempatan peredaran uang palsu.

• Mengurangi tindakan kejahatan
Dengan menyimpan uang di dalam aplikasi atau kartu akan menjadi lebih fleksibel. Ukuran yang sangat kecil dapat menyimpan uang dengan saldo yang besar. Hal tersebut akan tidak menjadi pusat perhatian orang dan memperkecil tindak kejahatan.

• Dapat memonitor keluar masuk uang
Penggunaan e-money akan dapat memonitoring kegitan keuangan pengguna. Riwayat keluar masuk uang dapat dilihat pada laporan disetiap e-money. Hal ini akan membantu dalam menggunakan uang agar menjadi lebih hemat. Berbeda dengan menggunakan uang tunai yang harus mengingat pengeluran yang sudah dilakukan.

• Mudah dalam top-up
Saldo yang dimiliki dalam e-money dapat ditambah atau top-up secara online. Kamu juga dapat pergi ke ATM atau market yang menyediakan penambahan saldo e-money.

• Mengurangi penggunaan kertas
Sudah menjadi informasi umum bahwa pembutan uang dari kertas yang berbahan baku kayu. Dengan meminimalisir penggunaan kertas maka dapat mengurangi kerusakan lingkungan.

Sedangkan kekurangan dalam penggunaan e-money adalah:

• Membutuhkan mesin khusus
Kekurangan e-money adalah menggunakan mesin khusus yang hanya bisa membaca e-money dengan spesifik tertentu. Apabila tidak memiliki mesin maka e-money tidak bisa digunakan.

• Bukan tabungan yang bisa diisi dengan saldo yang banyak
Meskipun penggunaanya cukup praktis dan efisien, e-money tidak bisa digunakan untuk saldo yang banyak. Batas maksimum pengisian adalah batasan saldo yang kamu miliki.

• Saldo yang sudah ditop-up tidak bisa diambil kembali
Uang elektronik digunakan untuk memudahkan transaksi, tapi tidak bisa dicairkan secara tunai. Penggunaannya hanya bisa dihabiskan dengan transaksi untuk pembayaran.

• Membutuhkan pemahaman teknologi yang baik
Karena memasuki dunia digital, e-money menggunakan mesin dan harus menuntut penggunanya agar paham menggunakan teknologi. Ketelitian melakukan transaksi agar tidak merugikan pemilik e-money.

Pemanfaatan teknologi sekarang lebih canggih sehingga pembayaran tidak hanya menggunakan e-money saja, penggunaan e-wallet juga sudah marak terutama anak muda. Saldo dari e-wallet dapat digunakan dimana saja dan transaksiapa saja. Tidak menggunakan mesin khusus dan hanya menggunakan barcode. Scan barcode dapat langsung bertransaksi, namun sesama pengguna e-wallet.

Penjelasan diatas merupakan kemajuan teknologi yang harus dimanfaatkan agar kita dapat mengikuti perkembangan zaman.

Teknologi Jaringan HP Mobile Selama Beberapa Dekade

Teknologi Jaringan HP Mobile Selama Beberapa Dekade – Jika dahulunya hp merupakan kebutuhan tersier, kini hp termasuk kebutuhan primer yang perlu untuk dipenuhi. Tidak hanya dimanfaatkan sebagai alat untuk melakukan komunikasi, hp juga dapat digunakan untukk melakukan bisnis dan memudahkan kita dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Fungsi hp sekarang ini berbeda dengan hp yang pernah muncul di beberapa tahun sebelumnya.

Swftools – Teknologi hp sendiri merupakan teknologi yang mengalami perkembangan signifikan. Handle talkie menjadi alat komunikasi yang dimanfaatkan pada era perang dunia. Motorola merupakan pabrikan yang mengembangkan dan memproduksi alat komunikasi tersebut. Perlu diketahui, handle talkie merupakan ponsel genggam pertama yang memanfaatkan sistem radio VHF. Kelemahan yang dimiliki oleh hp ini terletak pada jaringan kongesti yang dimilikinya.

Jaringan 1G merupakan jaringan generasi pertama yang dapat diakses oleh hp mobile. Hp generasi pertama ini memiliki beban yang berat dan memiliki ukuran yang besar. Beban berat yang dimiliki oleh hp ini adalah 800 gram atau sekitar 30 ons. Motorola menjadi pabrikan hp yang memunculkan hp mobile dengan jaringan 1G. Karen masih bersifat regional, area yang mampu dijangkau oleh hp ini masih terbatas. Selama bekerja, hp menggunakan frekuensi 825 Mhz hingga 894 Mhz dan sistem analog. Hp generasi kedua muncu l pada tahun 1990-an. Hp yang ada di Amerika menggunakan kartu CDMA sedangkan negara Eropa menggunakan hp dengan kartu GSM. Pada generasi ini, jaringan 2G mulai dikenalkan. Berbeda dengan jaringan 1G yang masih analog, jaringan 2G telah memasuki era digital. Dengan hp mobile ini, kita dapat melakukan panggilan tunggu, SMS dan pesan suara.

Teknologi jaringan generasi ketiga adalah 3G. Dengan jaringan ini, pengguna ponsel memiliki kesempatan untuk menjelajahi di dunia maya. Jaringan ini juga memungkinkan kita untuk melakukan video call berkecepatan bandwidth setiap detiknya. Selain jaringan 3G, diwaktu yang sama kita juga dikenalkan dengan sistem operasi Symbian, android dan Windows Mobile. Karena sistem operasi tersebut, kinerja ponsel setara dengan komputer atau PC. Kemajuan transmisi data yang dilakukan oleh jaringan 3G berjalan dengan cepat. Berjalan dengan teknologi jaringan yang berkembang, muncul pula jaringan 3,5 G. Trasmisi data dapat dilakukan dengan cepat karena teknologi yang dimilikinya berbasis HSDPA. Ponsel yang dibekali dengan jaringan ini muncul dalam bentuk Qwerty dan candybar. Ponsel juga telah dilengkapi dengan pemutar musik dan kamera. Pengguna ponsel dengan jaringan 3G dapat melakukan video call.

Jaringan dengan teknologi 4G merupakan hasil perkembangan dari jaringan 3G. Sistem jaringan IP merupakan sistem jaringan yang digunakan oleh jaringan 4G. Karena hal inilah, pengguna ponsel dapat dengan mudah memanfaatkan jaringan di tempat dan waktu yang mereka inginkan. Android dan iPhone menjadi sistem operasi yang berhasil menguasai pasar. Perusahaan teknologi ponsel yang besar berasal dari iPhone keluaran tahun 2007. Karena produk itulah, semua ponsel yang keluar di tahun 2010 merupakan ponsel layar sentuh. Jaringan 4G membuat pengguna ponsel dapat menjelajahi dunia maya dengan waktu yang lebih cepat. Dengan teknologi jaringan tersebut, ponsel dapat dilakukan untuk apapun.

Baca juga : Perkembangan Jaringan Mobile dari masa ke masa

Mulai dari melakukan komunikasi, aktif di media sosial, menjalankan bisnis, memesan makanan, memesan jasa kendaraan umum, melakukan pemesanan tiket kereta api, pemesanan hotel hingga melakukan pembayaran tagihan PLN, PDAM hingga kartu kredit. Melalui teknologi ponsel ini, kita tentunya sangat terbantu dalam melakukan segala aktifitas sehari-hari.